Namun, di balik piala yang mereka genggam, ada cerita unik tentang bagaimana sebuah karya besar bisa lahir dari sebuah "spontanitas yang terukur".
Langkah awal kemenangan ini bermula dari jelinya seorang guru, Anas Turmudzi. Melihat rekam jejak Afwa dan Naufal yang kerap memenangkan lomba film pendek, ia pun mendorong mereka untuk terjun ke kompetisi TikTok ini.
Bagi Naufal, tawaran itu adalah tantangan sekaligus peluang. "Modal kuat kami adalah pengalaman sebagai content creator dan pemahaman tentang algoritma media sosial," ungkap Naufal saat berbincang melalui pesan singkat, Rabu (15/04/2025).
Jika biasanya produksi video profesional memerlukan naskah (skrip) yang matang dan waktu produksi yang panjang, tim ini justru mengambil rute berbeda. Mereka memilih filosofi "gercep" alias gerak cepat.
Bayangkan saja, informasi lomba baru mereka terima malam hari, dan keesokan siangnya mereka sudah berada di lapangan untuk proses pengambilan gambar. Tidak ada skrip kaku. Dialog disusun secara spontan di lokasi, menyesuaikan dengan suasana dan rasa yang ingin disampaikan.
"Kami ingin menjaga orisinalitas. Menariknya, video tersebut dibuat tanpa naskah sama sekali demi menjaga keaslian konten," kenang Naufal.
Kesibukan produksi itu pun ditutup dengan cara yang sangat khas anak muda masa kini, evaluasi santai.
"Serunya karena pengerjaan dilakukan saat hari libur. Jadi setelah beres, kami langsung 'ngopi' sambil mengevaluasi alur videonya," tambahnya.
Kemenangan ini tak lantas membuat mereka berpuas diri. Bagi Naufal, panggung PENSLA Festival adalah batu loncatan besar untuk mimpi yang lebih tinggi. Ia tidak hanya ingin dikenal sebagai pemenang lomba, melainkan sebagai konten kreator masa depan.
"Saya pribadi berharap bisa dikenal publik sebagai aktor sekaligus kreator di masa depan," jelasnya penuh optimisme.
Di akhir percakapan, Naufal menitipkan sebuah pesan bagi kawan-kawan sebaya yang mungkin masih ragu untuk memulai sesuatu. Baginya, zona nyaman adalah tempat yang indah, namun tidak ada hal besar yang tumbuh di sana.
"Jangan pernah takut mencoba hal dan pengalaman baru. Bisa jadi, hal baru itulah yang justru menuntun kamu menuju masa depan yang lebih cerah," pungkasnya. [Sri Purwanti]

22 Komentar
Selamat yaaa Afwa dan Naufal! Terus berkarya, jangan cepat merasa puas. Mari menjadi insan yang hebat, bermanfaat dan berprestasi.
Dan berharap dari sini juga nantinya lahir sutradara handal yg bakal memperkaya karya2 film Indonesia.
Salut utk gurunya yg bisa jeli melihat bakat murid mereka
Bener sih berada di zona nyaman nggak selamanya salah, tapi boleh juga untuk bisa beralih ke yang lebih baik sekalian gitu menantang diri biar bisa lebih maju, tentunya dengan perhitungan juga.
Semoga kelak mereka bisa menjadi profesional yang membawa dampak positif bagi dunia kreatif di Indonesia.
Orisinalitas emang jempolan sih. Kebukti di banyak lomba menulis pun yang pake AI bakalan tereliminasi.
Ide original itu berharga banget dan semoga impian keduanya dapat terwujud maksimal, aamiin.
Beneran angin segar dan kabar baik banget di gempurang berita buruk. Semoga makin banyak anak Indonesia yang punya karya dan berprestasi melaluinya.
Pesan dari Naufal di akhir tulisan juga sangat menampar sekaligus memotivasi untuk segera keluar dari zona nyaman. sukses terus untuk Afwa, Naufal, dan tim kreatifnya!
Dua anak muda membuktikan bahwa masa remaja bisa dihabiskan dengan menjadi produktif, belajar algoritma dan cara bikin video, ikut lomba lalu menang. Hebat!
Emejingnya yang lomba bikin video malah dibuat lebih spontan. Untungnya semesta mendukung yaa,lombanya pas liburan sekolah,sehingga ada waktu juga buat berdiskusi dan nggak ganggu sekolah.
Salut juga sama pihak sekolah, khususnya gurunya, yang bisa melihat potensi anak muridnya lalu bisa mengarahkannya ke jalur yang tepat, bahkan bisa berprestasi.
Prestasi yang akan terus dikenang pastinya
Memang kalau lama lama di zona nyaman tuh gak baik, manja jadinya
Makanya sudah terbukti kan bahwa berani keluar zona nyaman tuh bisa membuahkan hasil di luar ekspektasi
Ikutan kagum sama perjalanan menuju kemenangan.
Memang semua gak ada yang kebetulan yaa.. dan in syaa Allah menjadi langkah kesuksesan berikutnya.
Dibalik kesuksesan murid, ada peran guru yang jeli mengensli bakatnya
Tetap semangat meraih mimpimu ya walaupun jalannya terjal.
Ga banyak anak muda seperti ini, salut