Pijarinspirasi.com-Rumah Baca Cahaya Ilmu sukses menyelenggarakan Lokakarya Mendongeng berkolaborasi dengan Kampung Dongeng Tanah Bumbu. Acara yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme ini bertempat di Studio Mini Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Tanah Bumbu pada Sabtu (27-9-2025).
Acara ini dihadiri oleh 50 peserta dari berbagai lapisan masyarakat, menunjukkan tingginya kesadaran akan pentingnya peran bercerita. Peserta datang dari beragam profesi, mulai dari guru TK, pelajar, tenaga kesehatan, guru SMP, ibu rumah tangga, hingga mompreneur. Tidak hanya itu, cakupan wilayah peserta juga luas, menjangkau enam kecamatan, yaitu Mantewe, Karang Bintang, Simpang Empat, Batulicin, Kusan Hilir, dan Angsana.
Lokakarya ini dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Sekdis Persip), Aulia Hadi Waluyo Perdana. Dalam sambutannya, Aulia Hadi menyampaikan apresiasi atas inisiatif Rumah Baca Cahaya Ilmu dan menegaskan bahwa mendongeng adalah instrumen penting dalam pembangunan budaya literasi daerah. "Mendongeng bukan hanya hiburan, tapi jembatan emas menuju ilmu pengetahuan dan budi pekerti," ujarnya.
Sebagai narasumber, hadir Kak Alis dari Kampung Dongeng Tanah Bumbu. Dengan gaya yang energik dan penuh semangat, Kak Alis berhasil memikat perhatian peserta sejak awal. Materi yang disajikan berfokus pada teknik mendongeng yang bisa menarik audiens, khususnya anak-anak. Ia menekankan pentingnya penguasaan vokal, intonasi, ekspresi wajah, dan bahasa tubuh untuk menghidupkan setiap karakter dan alur cerita.
Sesi lokakarya tidak hanya berisi penyampaian teori, tetapi juga diisi dengan sesi praktik mendongeng secara langsung. Peserta didorong untuk segera menerapkan teknik yang baru dipelajari. Momen ini menjadi sorotan utama, di mana para peserta, mulai dari guru hingga ibu rumah tangga, bergiliran menampilkan kebolehan mereka.
Kak Alis memberikan masukan konstruktif yang membantu peserta mengasah kemampuan mereka dalam menciptakan narasi yang memikat dan interaktif. Antusiasme peserta terlihat jelas dari keaktifan mereka berinteraksi, bertanya, dan tertawa bersama sepanjang sesi praktik.
Keberhasilan penyelenggaraan acara ini merupakan hasil kerja sama yang baik antara Rumah Baca Cahaya Ilmu dengan Kampung Dongeng Tanah Bumbu dan terselenggara berkat bantuan pemerintah (banpem) fasilitasi untuk komunitas literasi dari Pusat Pembinaan (Pusbin). Dukungan ini menegaskan komitmen bersama dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan fondasi literasi di Kabupaten Tanah Bumbu.
Diharapkan, dengan bekal ilmu dari Lokakarya Mendongeng ini, 50 peserta yang hadir dapat menjadi duta-duta literasi di lingkungan masing-masing, menciptakan generasi yang lebih mencintai buku dan memiliki karakter unggul.

26 Komentar
Sukaa deh dengan acara beginian kan berarti meningkatkan literasi di masyarakat juga yaa...
Salut sama Rumah Baca Cahaya Ilmu, inisiasi kegiatannya bermanfaat sekali. Kolaborasi yang epik dan ciamik pula ya.
Apalagi ini kegiatan literasi, yang selama beberapa tahun belakangan sedang kurang peminatnya, walau memang beberapa saat ini lagi agak naik ya. Mudah-mudahan acara ini bisa mendorong terlahirnya para pendongeng berkualitas, dan punya basis peminat yang stabil ke depannya.
Bravo dan high five untuk Rumah Baca Cahaya ilmu.
Mendongeng bukan hanya hiburan, tapi jembatan emas menuju ilmu pengetahuan dan budi pekerti. Ini quote keren sekali kak. Dan aku sepakat bgt dgn ini. Smg mkn digalakkan kembali lokakarya mendongeng ini biar masyarakat di semua daerah mkn tahu, khususnya ttg budi pekerti yg makin lama mkin hilang.
Langsung ngerasa bangga juga, Krn aku sering dongengin anak2 zaman mereka kecil sebelum tidur. Even yg bungsu masih suka kalau didongengin.
Krn menurutku , dongeng itu ga sekedar cerita. Tapi mengajarkan anak ttg nilai2 baik dengan cara yg menyenangkan buat mereka.
Semoga aktivitas mendongeng ini bisa mengembalikan kesukaan anak-anak pada buku ---yang tentu aja tetep butuh peran aktif dari orangtua yang kesehariannya membersamai anak. Juga peran serta guru di sekolah.
Target Lokakarya Mendongeng ini sudah tepat sekali.
Antusiasme peserta juga turut diacungi jempol karena sinergi panitia penyelenggara yang luar biasa.
Nanti ilmu dari 50 orang ini bisa nyebar ke 70, 90, ratusan sampai ribuan orang lainnya.. :D
Berharap banget lokakarya seperti ini diselenggarakannya rutin gitu. Semoga pihak terkait selalu ngedukung acara literasi ini..
Mendongeng emang jadi salah satu metode literasi yang disukai anak anak ya
Kereennn bisa menggelar acara literasi.
Dengan audiens.jumlahnya banyaaakk loh.
semoga makin bermanfaat ya
Di mana banyak orang lupa, kalau manusia hidup berawal dari cerita dan salah satu bukti ketika dalam kandungan, tanpa sadar sang Ibu bercerita pada janin dan itu mempengaruhi bagaimana bayi itu tumbuh.